BASIC 07 : BANGKITLAH INDONESIAKU
Makanan favorit saya disamping Gado-gado adalah Tahu Lontong. Di Malang ada Tahu Lontong yang ueenak buangeeet ; namanya Tahu Lontong Gang Lonceng. Seperti juga sore tadi saya harus antre dulu untuk mendapat tempat duduk buat menikmati makanan favorit saya ini. Setelah cukup lama antre, akhirnya saya mem
peroleh tempat duduk dan memesan satu porsi dengan rasa pedas cukupan plus es teh (yang pasti disajikan pakai gula, maklum Jawa Timur).
Jangan kuatir tulisan ini sebenarnya bukan mau bercerita pada Anda soal Tahu Lontong ; tapi tetap masih soal produk. Mari Anda simak, sambil menunggu pesanan saya dibuat ; saya mengambil satu kantong rambak atau kerupuk kulit sapi – lumayan buat mengganjal dulu perut yang lapar. Sambil menikmati rambak yang memang enak ini, saya tertegun memperhatikan etiket merek sang rambak.
Mata saya terpaku pada kata-kata “Bangkitlah Indonesiaku” ; saya merasa diri saya tersengat listrik ribuan volt. Saya terkejut (koq ya baru sekarang menyadari padahal saya kerap makan di tempat ini). Saya kagum. Dan saya terpesona. Ini cuma urusan label merek untuk produk yang sederhana, jika boleh saya istilahkan demikian ; wong cuma rambak koq ; tapi sang produsen tetap memiliki rasa nasionalisme yang tinggi sehingga menambahkan kata-kata Bangkitlah Indonesiaku !
Saya ingat ketika hari terakhir di Sydney, tentunya saya harus membeli dan membawa pulang oleh-oleh buat keluarga saya. Sayangnya uang saya sudah pas-pas’an. Dan saya cukup lelah harus menghitung-hitung di luar kepala setiap ketemu barang dengan label Australian Made. Dan mohon Anda jangan bilang pada keluarga saya akhirnya saya beli souvenir yang semuanya bikinan Cina ; dengan harga lebih miring tapi tetap dibeli di kawasan Darling Harbour, Sydney.
Jadi Australian Made adalah citra yang dibangun dalam suatu produk. Begitu pula soal produk rambak dengan Bangkitlah Indonesiaku. Jadi produk bukan cuma terbatas pada produk an sich. Melainkan juga seperti yang saya tuliskan bagi Anda sebelumnya, produk Anda menggambarkan juga integritas diri Anda. Produk Anda sesungguhnya menggambarkan siapa diri Anda sebenarnya.
Bayangkan jika produk rumahan yaitu rambak ; sempat-sempatnya mencantumkan kata-kata Bangkitlah Indonesiaku. Kini pertanyaan saya adalah apakah produk Anda mengandung pesan kebangsaan terlebih ditujukan untuk pasar ekspor di manca negara ?
Di atas saya lampirkan gambar label yang saya maksudkan bagi Anda sebagai bukti ; jadi mohon hubungi saya jika Anda sempat bertandang ke Malang bersama keluarga - saya janji deh mentraktir Anda sekeluarga Tahu Lontong Gang Lonceng plus rambak yang saya maksudkan. Asalkan Anda siap antre bersama saya ya …

mau donk tahu “BANGKITLAH INDONESIAKU” nya
bagus juga buat nama web : http://WWW.BANGKITLAH.INDONESIAKU.COM
hehehhe
Boleh ga tulisan saudara saya muat di tabloid pena
Bpk Yudi Yth.,
Terima kasih untuk tanggapan Bapak, silahkan untuk dikutip tidak masalah karena seluruh materi dalam Blog ini free downloaded. Sukses selalu untuk Bapak, Wassalam | handy asikin