Kini Anda sudah mengetahui bahwa untuk memasuki pasar ekspor bukan hanya soal produk dan faktor-faktor pendukungnya, melainkan kesiapan itu datang dari diri Anda sendiri.
Sekarang kita akan mengupas soal produk secara intrinsik, karena kita telah meyakini bahwa produk Anda layak dan diri Anda siap buat memasuki pasar ekspor. Mungkin Anda ingat saya telah memohon agar Anda memperhatikan serta mengamati produk Anda.
Produk Anda mewujud oleh sebab adanya rangkaian kegiatan yang artinya adalah juga adanya satuan biaya. Masalahnya kini apakah biaya untuk mewujudkan dan membuat produk Anda tersebut masuk akal atau tidak masuk akal. Untuk ini secara umum orang menyebutnya HPP (Harga Pokok Produk). HPP yang masuk akal yang saya maksudkan adalah satuan biaya yang dibutuhkan untuk membuat per satuan produk. Saya pikir kita cukup memiliki konsep matematis sederhana dan logika berpikir yang jernih. Sayangnya (dan patut kita sesali) saat kita menghitung dan kemudian membakukan perhitungan HPP, kita kerap tergoda memasukan satuan biaya macam-macam yang tidak seharusnya ditanggung oleh pembeli.
Jadi makna HPP sebenarnya sama dengan produk ; maksudnya adalah perhitungan HPP Anda juga mencerminkan siapa diri Anda sesungguhnya. Dan jika ditarik panjang dalam satu mata rantai akan terlihat pula bagaimana cara Anda mengapresiasikan Margin Keuntungan (MK) di dalam merumuskan harga jual produk Anda. Dengan demikian kita sebenarnya sudah dapat mendeteksi sejak awal menghitung HPP apakah produk Anda dapat sukses atau sebaliknya, crash landing, di dalam pasar ekspor.
Hal lain lagi sebenarnya metoda yang paling mudah adalah dengan perolehan informasi berapa harga jual pesaing (umumnya Anda sulit memperoleh data ini) tapi dengan perkiraan dan informasi dari pihak ketiga kita senantiasa akan memperolehnya. Jika harga pesaing lebih rendah, bukan berarti harga Anda harus lebih rendah, tapi Anda harus mengkaji apa kelebihan produk Anda dengan produk pesaing. Jika memang ada kelebihan pada produk Anda, pertanyaan yang perlu Anda jawab adalah apakah kelebihan produk Anda itu patut dihargai senilai perbedaan harga yang timbul antara harga produk Anda dengan harga pesaing. Tapi juga sebaliknya, jika produk Anda tidak memiliki kelebihan apa pun dan bahkan tingkatnya di bawah pesaing ; itu artinya ada yang salah dalam perhitungan HPP serta besaran MK yang Anda sasarkan.


